Home BeritaEthereum ETH Siap Melesat ke 2.500 USDT? Sinyal Bullish Terkonfirmasi

ETH Siap Melesat ke 2.500 USDT? Sinyal Bullish Terkonfirmasi

by mei
3 minutes read

Ether berada di kisaran 2.378 USDT setelah memantul kuat dari level terendah 2.157. Pada chart harian, pembeli kembali masuk dan mendorong harga lebih tinggi. Bagi trader yang mengikuti prediksi harga ETH, petunjuk utama terletak pada pergerakan harga dan volume.

Penurunan ke 2.157 tampak seperti aksi “flush” panik. Tak lama setelahnya, harga memantul dan mulai membentuk higher low. Perubahan ini penting—ketika harga berhenti membuat lower low, itu sering menandakan tekanan jual mulai melemah. Pullback berikutnya semakin kecil, dan harga ETH terus berhasil menutup di atas titik-titik swing sebelumnya.

Moving average mendukung pola ini. MA(7) berada di sekitar 2.353 dan MA(25) di 2.313; harga saat ini berada di atas keduanya, menunjukkan kontrol jangka pendek di tangan buyer. MA(99) berada di 2.288, dan harga juga berada di atasnya. Ketika harga ETH bertahan di atas MA jangka panjang, biasanya berarti setiap koreksi lebih cepat dibeli.

Resistance terdekat berada di sekitar 2.396, level tertinggi baru-baru ini. Di wilayah ini, pasokan bisa datang dari trader yang membeli lebih rendah dan ingin mengambil profit. Jika harga ETH menembus 2.396 dan ditutup kuat, pembeli baru bisa berdatangan dan memicu stop-loss dari penjual short. Jika hanya menyentuh dan langsung terkoreksi, resistance ini bisa berubah menjadi pullback singkat.

Volume memberikan pemeriksaan realitas terbaik. Selama pemantulan dari 2.157, volume membesar—menandakan adanya permintaan nyata. Saat harga ETH naik, candle hijau kerap muncul bersama volume tebal, sementara candle merah lebih tipis. Kombinasi ini sehat dalam uptrend karena menunjukkan seller tidak agresif dan buyer siap mempertahankan tren.

Ujian berikutnya: apakah volume akan muncul saat menghadapi resisten? Breakout bersih biasanya membutuhkan lonjakan volume yang jelas. Jika ETH berusaha menembus 2.396 dengan volume tipis, pasar bisa terjebak konsolidasi. Sideways semacam itu masih bisa berguna karena dapat membangun basis sebelum dorongan berikutnya. Namun, untuk prediksi harga ETH yang condong bullish, trader ingin melihat volume meningkat saat harga menembus resistance.

Level support tersusun bertingkat di bawah. Support pertama harga ETH berada di sekitar 2.353 (MA(7)). Jika terjadi koreksi dan harga bertahan di sana, uptrend tetap utuh. Support berikutnya adalah 2.313 (MA(25)) yang juga berimpit dengan area jeda sebelumnya. Lebih dalam, zona 2.288 (MA(99)) menjadi support lebih rendah. Penutupan harian di bawah 2.288 akan melemahkan struktur dan meningkatkan peluang kembali ke kisaran 2.200-an.

Trader juga memperhatikan bentuk candle. Hari-hari tren kuat biasanya menghasilkan body hijau lebar dan sumbu kecil. Jika harga ETH mulai menunjukkan sumbu atas panjang di dekat 2.396, itu menandakan tekanan jual aktif. Jika dalam koreksi justru muncul sumbu bawah panjang, itu mengisyaratkan adanya minat beli di bawah harga.

Secara jangka pendek, skenario sedikit bullish berpotensi seperti ini: harga ETH bertahan di atas 2.313, retest 2.396, lalu mencoba breakout. Jika volume membesar, harga bisa menargetkan 2.450 dan 2.500—level bulat yang sering menjadi sasaran. Jika volume menipis, ETH kemungkinan akan bergerak ranging antara 2.313–2.396 sambil menunggu aliran dana baru.

Pandangan harga Ethereum ini tetap tenang namun konstruktif: tren membaik, volume mendukung pemantulan, dan MA-MA kunci berada di bawah harga ETH. Kendati demikian, risiko tetap ada—kripto dapat bergerak cepat dan level-level bisa gagal. Ini bukan saran keuangan.

You may also like

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More